suasana lapangan apel dan poliklinik tampak banjir tergenang air hujan
kembali kami turun melewati jalur yang lebih ekstreme diatara reumputan kotor yang tergenang air lebih dalam daripada di lapangan apel tadi. sambil memegangi payung yang mulai terombang-ambing karena angin kami memperluas langkah kaki. sesampainya di muka lab kami mulai lemas karena dua buah tempat sampah jatuh beserta seluruh isinya yang memeperkeruh air yang kami pijak. Masyaallah, ini sungguh menjijikkan.
meskipun diantara banjir air + sampah saya tetep nyengir :p
setelah berkutat dengan air dan sampah kami kembali melewati lorong menuju ruangan, tapi baru setengah jalan dikabarin via sms ternyata ada satu hasil lab yang ketinggalan. bener naas, kaki udah mulai gatal-gatal sekarang harus balik lagi melewati air sampah! oh thaks...
malam itu seluruh RS banjir, kecuali ruangan bedah yang banjir nyamuk -,-
malam itu seluruh RS banjir, kecuali ruangan bedah yang banjir nyamuk -,-









