Lagu paling absurd yang pernah aku tahu adalah lagu ini…. http://youtu.be/hG3Cz2gUSpM
Tapi jangan salah, kalau kita resapi baik-baik lyric lagu ini kaya akan manfaat, tips, pesan dan curcol pengarangnya hahaha. Bisa kita mulai dari beberapa baris pertama…..
Papaya pa papaya papaya pa
Tiap ku buka mata dipagi hari ada satu hal yang ku risaukan
Apa dalam jamban ada perubahan
Karena slama ini ku susah berak
Penulis bercerita bahwa dirinya sering galau ketika pagi datang, dan galau itu makin parah ketika berada di jamban. Ternyata dia punya masalah susah boker atau berak.
Kini ku temukan buah yang eksotis
Kesukaan para bidadari
Namanya papaya
Entah dari mana pengarang, menemukan sesuatu untuk masalahnya mungkin dari bawah kloset atau dari kali tempat para bidadari mandi kemudian dia memungut “sesuatu yang hanyut di kali” benda ini berwarna hijau tapi kalau sudah terlalu masak bisa saja berwarna kuning. Begitulah akhirnya dia menyebut itu papaya.
Ku makan 3kilo
Sekarang tai ku besar besar
Karena kalap dan doyan dia makan papaya 3kilo habis dan ludes sampai ke isi-isinya. Dan sesuai dugaan “emas” pengarang menjadi lancar dan BESAR-BESAR.
Sendirian malam minggu dirumah
Gak punya teman gak punya pacar
Enggak sedih ku tinggal buka kulkas
Kuambil papaya ku ajak mandi bareng
Sungguh alangkah senang hati pengarang karena budi papaya yang baik hati dan tidak sombong. Akhirnya pengarang mulai menyadari keberadaaan papaya. Walaupun malam minggu sendirian jomblo dan gak punya pacar, pengarang tetap happy dengan papaya. Sampai saatnya hubungan mereka sudah lebih jauh untuk pergi ke kamar mandi, mandi dan shampoan bareng.
Aku takkan risau ku takkan galau
Ku punya papaya disampingku
Hidup pengarang pun makin enjoy dan takkan merasa galau bila lihat pasangan memakai t-shirt couple dengan tulisan “She is my love (tanda panah ke kiri)” dan pasangan satunya memakai t-shirt dengan tulisan “He is my love (tanda panah ke kanan)” atau takkan galau lagi bila melihat foto-foto couple yang di tag di facebook yang menuliskan nama-mana di atas pasir. Semua karena papaya yang selalu disampingnnya.
Ada problem dunia ada godzila
Tetap kumakan
Papaya pa papaya papaya pa
Tak peduli banyaknya problem dunia yang melambai ataupun serangan godzila yang membabi buta. Tetap saja pegarang mencurahkan kasih sayangnya untuk papaya. (meskipun aku bingung, begitukan cara membalas budi papaya? tapi..., ah sudahlah!)
Aku suka papaya
Papaya suka aku
Kalau kamu gak suka sama papaya
Bukan temanku
Lama bersama, pangarang akhirnya nembak papaya dan papaya ternyata juga punya perasaan yang sama. Akhirnya mereka jadian, dibawah terik bulan Eh, matahari dan jambanpun sebagai saksi bisu. Beberapa waktu jadian, hubungan backstreet itu katahuan sama temannya. Dan seperti yang selalu ada dalam scene di sinetron-sinetron temannya terkejut, mata melotot dan wajah menyerigai “Apa? Kamu jadian sama…..” suara music mengeras, kemudian mukanya di zoom. Dan apabila masuk dalam sinetron laga maka pengarang akan mengatakan “iya, masalah buat loe?? Asal lo tahu lo bukan temen gue lagi!!” lalu pergi membawa papaya naik elang sambil bawa obor.
Hahaha….
Make papaya to solve your problem in “jamban”









