Sedikit melepas lelah, badanku
tersandar di kursi depan rumah. Sore ini mendung dan turun titik-titik lembut
dari langit, kemudian aku beranjak ke dapur dan menyeduh secangkir hot chocolate. Lalu ku nikmati diantara
keheningan sore dan lembutnya hujan. Seteguk demi seteguk kurasakan manis
membanjiri seluruh mulut ku, pelan-pelan terjun kehangatan melalui tenggorokan
menuju lambungku.
Mulai ku ingat peristiwa pagi
tadi, saat ku tersentak kaget kemudian kurasakan jantung ku mulai memacu lebih
cepat sehingga seluruh tubuhku merasakan hangatnya aliran darah. Jari-jari ku
mulai bergerak tak beraturan dan mulutku seakan terbendung untuk mengucap
hal-hal negatif. Semua hanya gambaran keindahan yang menyelimuti benakku.
Betapa bahagianya pagi ini, bertemu denganmu dan melihat sosokmu lagi. Aku tak pernah berfikir sebelumnya, kalau aku masih diberi kesempatan untuk melihat
indahnya ciptaan Allah yang penuh kharismatiknya.













